Peran Terapi Permainan untuk Tunagrahita

Peran Terapi Permainan untuk Tunagrahita

by on April 29, 2011

Memberi layanan pembelajaran pada anak dengan hendaya perkembanga (tunagrahita) banyak menemui hambatan. Namun, ada banyak cara yang bisa dicoba untuk memudahkan hal yanng sulit tersebut. Salah satu cara adalah memaksimalkan terapi permainan.

Terapi permainan ialah penggunaan media permainan (alat dan cara bermain) dalam pembelajaran pada anak berkebutuhan khusus. Tujuannya adalah untuk mengurangi atau menghilangkan gangguan-gangguanatau penyimpangan-penyimpangan. Seperti gangguan dan penyimpanga pada fisik, mental, sosial, sensorik, dan komunikasi.

Ada beberapa peran terapi permainan dalam pembelajaran, yaitu :

  • Terapi permaina sebagai sarana pencegahan. Mencegah kesulitan, menambah masalah, dan menghambat proses pembelajaran.
  • Terapi permaina sebagai sarana penyembuhan. Dalam hal ini terapi permainan dapat mengembalikan fungsi fisik, psiko-terapi, fungsi sosial, melatih komunikasi, dll.
  • Terapi permainan sebagai sarana penyesuaian diri. Aktivitas permainan yang dilakukan secara berkelompok dapat membantu anak yang berkelainan untuk lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan.
  • Terapi permaina sebagai sarana untuk mempertajam pengindraan. Misalnya permainan warna membantu anak yang berkelainan pada mata.
  • Terapi permainan sebagai sarana untuk mengembangkan kepribadian.
  • Terapi permainan sebagai saran untuk melatih aktivitas dalam kehidupan sehari-hari. Khususnya untuk anak perempuan.

Terapi permainan ini harus disesuaikan dengan komposisi bahan ajar apa yang akan diberikan kepada anak. Misalnya untuk belajar berhitung, membaca, menulis, pemberian penghargaan atas sebuah jerih payah, kehidupan sehari-hari, dll.


by on April 29, 2011

Memberi layanan pembelajaran pada anak dengan hendaya perkembanga (tunagrahita) banyak menemui hambatan. Namun, ada banyak cara yang bisa dicoba untuk memudahkan hal yanng sulit tersebut. Salah satu cara adalah memaksimalkan terapi permainan.

Terapi permainan ialah penggunaan media permainan (alat dan cara bermain) dalam pembelajaran pada anak berkebutuhan khusus. Tujuannya adalah untuk mengurangi atau menghilangkan gangguan-gangguanatau penyimpangan-penyimpangan. Seperti gangguan dan penyimpanga pada fisik, mental, sosial, sensorik, dan komunikasi.

Ada beberapa peran terapi permainan dalam pembelajaran, yaitu :

  • Terapi permaina sebagai sarana pencegahan. Mencegah kesulitan, menambah masalah, dan menghambat proses pembelajaran.
  • Terapi permaina sebagai sarana penyembuhan. Dalam hal ini terapi permainan dapat mengembalikan fungsi fisik, psiko-terapi, fungsi sosial, melatih komunikasi, dll.
  • Terapi permainan sebagai sarana penyesuaian diri. Aktivitas permainan yang dilakukan secara berkelompok dapat membantu anak yang berkelainan untuk lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan.
  • Terapi permaina sebagai sarana untuk mempertajam pengindraan. Misalnya permainan warna membantu anak yang berkelainan pada mata.
  • Terapi permainan sebagai sarana untuk mengembangkan kepribadian.
  • Terapi permainan sebagai saran untuk melatih aktivitas dalam kehidupan sehari-hari. Khususnya untuk anak perempuan.

Terapi permainan ini harus disesuaikan dengan komposisi bahan ajar apa yang akan diberikan kepada anak. Misalnya untuk belajar berhitung, membaca, menulis, pemberian penghargaan atas sebuah jerih payah, kehidupan sehari-hari, dll.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: